Warga keluhkan karaoke di Kawasan Royal

Serang, bantencom – Keberadaan Resto royal yang diduga menjadi alih fungsi sebagai karaoke dan diskotik, dikeluhkan warga sekitar. Pasalnya selain bising, warga resah karena khawatir mengganggu mental generasi muda.
Iyan salah seorang warga mengatakan, tempat tersebut sangat berdekatan dengan pemukiman warga, dan hanya berjarak beberapa meter. Sejak keberadaannya, generasi muda sekitar mulai mengenal dunia malam.
"Dulu pemuda di sini tidak tahu diskotik dan mabuk-mabukan. Tapi sejak ada karaoke resto, hampir tiap malam," katanya, Sabtu (10/11/18).
Bahkan, pada saat peringatan hari pahlawan 10 November, tempat itu semakin ramai dengan kemaksiatan dan minuman keras. Menurutnya, warga sekitar sempat mengingatkan pemilik, namun tidak diindahkan. Bahkan, meski kerap dirazia pihak satpol PP, seolah terkesan biasa.
"Jangankan warga, pemerintah saja dianggap biasa saja. Setelah dirazia, dalam hitungan menit kembali dibuka aktivitasnya," ungkapnya.
Terpisah, salah seorang pengamat di Kota Serang, jika memang begitu, seharusnya ada tindakan tegas dari pemerintah berupa pembekuan izin, atau teguran agar pemilik memindahkan lokasi karaoke dan diskotik tersebut.
"Kalau diraia saja sudah tidak dianggap, berarti harus ditindak tegas agar tidak semaunya," ujarnya.
Parman menegaskan, jika memang pemerintah tidak mampu mengambil sikap tegas, sebaiknya diserahkan kepada apart kepolisian dan ulama.
"Ini harus ulama dan kepolisian yang bertindak tegas, jangan sampai dibiarkan sampai merusak moral generasi muda," tegasnya.

Related posts

Kadis PUPR dan Biro Adpim Provinsi Banten Paparkan Program Bang Andra

Pemerintah Gratiskan 1,35 Juta Sertifikat Halal bagi Usaha Mikro dan Kecil di Tahun 2026

Mengenal Yudi Budi Wiboeo, dari Aktifis Jadi Pimpinan DPRD Bante

Situs web ini menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Kami akan menganggap Anda baik-baik saja dengan ini, tetapi Anda dapat memilih keluar jika diinginkan. Read More