Relawan Banten Melawan Corona Gencar Sosialsiasi di Rumah Ibadah

Serang, bantencom – Setelah launching handsanitizer yang diracik oleh laboran Untira, dilanjutkan dengan pembuatan wastafel portabel yang disimpan di beberapa titik keramaian di Kota Serang, kini Untirta Peduli dan Relawan Banten Melawan Corona (RBMC) melanjutkan dengan penyemprotan disinfektan di mesjid dan mushola.
Kendati ada himbauan dari berbagai pihak terkait, namun mesjid dan mushola tetap ramai dikunjungi jamaah, terutama ketika tiba waktu salat maghrib.
Untuk itu Untirta Peduli dan RBMC membuka pendaftartan kepada pengurus mesjid dan mushola untuk didatangi dan melakukan penyemprotan.
"Dua hari ini pendaftaran sudah lebih dari 50 lokasi  baik mesjid maupun mushola," kata Koordinator Edukasi Relawan Banten Melawan Corona, Firman Hadiansyah, Minggu (29/3/2020).
Selain itu, Firman menambahkan pihaknya juga memberikan masker dan hand sanitizer kepada pengurus mesjid. Sebelum melakukan penyemprotan, relawan mendampingi pengurus mesjid atau ketua RT untuk membacakan himbauan edaran yang didapatkan dari Pedoman Gugus Tugas Covid-19.
"Pengumuman di speaker mesjid yang dihimbau oleh relawan dianggap efektif karena biasanya masyarakat di Banten sering memanfaatkannya untuk memberitahu kepada warga terkait banyak kegiatan," kata Firman.
Pada fase ini, relawan berharap agar himbauan tersebut terus dibacakan setiap hari untuk mengingatkan warga agar selalu waspada dan menjaga hidup sehat. Teks yang dibuat oleh relawan dibagi ke dalam tiga versi yaitu bahasa Indonesia, Jawa Serang dan Sunda.
"Supaya pesan sampai kepada masyarakat," tandasnya. (You/Red)

Related posts

Kadis PUPR dan Biro Adpim Provinsi Banten Paparkan Program Bang Andra

Pemerintah Gratiskan 1,35 Juta Sertifikat Halal bagi Usaha Mikro dan Kecil di Tahun 2026

Mengenal Yudi Budi Wiboeo, dari Aktifis Jadi Pimpinan DPRD Bante

Situs web ini menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Kami akan menganggap Anda baik-baik saja dengan ini, tetapi Anda dapat memilih keluar jika diinginkan. Read More