Festival Durian Banten 2015, Angkat Produk Lokal Berdaya Saing

Serang, bantencom – Festival Durian 2015 yang diselenggarakandi Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Provinsi Banten di Kantor Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten, Jalan Syeikh Nawawi Al Bantani, Kota Serang, Selasa (7/4) dibanjiri pengunjung yang sebagian besar adalah pecinta durian.
Tidak hanya orang dewasa, pengunjung juga berasal dari kalangan anak-anak.  Beberapa posko durian yang menjajakan aneka macam olahan durian pun siap memanjakan lidah para pengunjung. Apalagi, terdapat beberapa durian yang dibagikan secara gratis. Para pengunjung tidak hanya berasal dari wilayah Banten, namun juga dari daerah lain seperti Jakarat dan Bandung. Durian lokal yang ditawarkan pada pengunjungpun bervariatif seperti jenis durian sidongko, tangkil, belimbing, tembalung, sinangka dan sicayut.
Kepala Bidang Hortikultura Distanak Provinsi Banten Asep Mulya Hidayat mengatakan, festival durian merupakan sarana untuk mengedukasi penjual dan konsumen dalam memilih durian berkualitas. Misalnya, antara harga dan kualitas durian harus sesuai.
“Pengunjung dapat melihat produk durian lokal yang kualitasnya tak kalah dengan durian dari daerah lain. Melalui festival ini, pengunjung mendapat pengetahuan seputar durian yang berkualitas,” ujarnya.
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Banten Eneng Nurcahyati mengatakan, festival durian bagian dari upaya untuk mendorong produk durian lokal yang berdaya saing. Disebutkan Eneng, Provinsi Banten memiliki 3 wilayah sentra pengahsil durian, di antaranya Kabupaten Pandeglang, Lebak dan Kabupaten Serang.
“Festival ini bisa menjadi daya tarik pungunjung sebagai wisata kuliner durian. Kita bisa lihat pengunjung yang datang, artinya durian termasuk buah yang banyak peminatnya,” katanya.
Ia menjelaskan, selanjutnya festival durian direncanakan akan bersinergi dengan beberapa dinas terkait seperti Dinas Budaya dan Pariwisata Provinsi Banten, dalam mempromosikan durian sebagai potensi wisata kuliner di Banten.
“Selain sebagai wisata kuliner, usaha durian di Banten tentu secara langsung akan berpampak pada peningkatan ekonomi petani durian,” kata Eneng saat menjadi narasumber pada diskusi durian, di hari yang sama.
Ia mengimbau, dinas pertanian di tingkat kabupaten/kota juga mempunyai perhatian besar terhadap budidaya durian, seperti mensertifikasi bibit durian dan  memelihara pohon induk agar tidak punah.
Tak hanya menyajikan berbagai aneka durian lokal, acara ini juga dimeriahkan berbagai lomba, aneka sajian olahan dan makan bareng durian secara gratis. Festivasl Durian Banten merupakan kerjasama antara Distanak Provinsi Banten bersama Ikatan Alumni Institut Pertanian Bogor, Yayasan Durian Nusantara, LPM Greentool, dan Maniak Durian. (Advetorial)

Related posts

Pertempuran Surabaya 10 November 1945: Perlawanan Heroik Mempertahankan Kemerdekaan

Projo Lebak Dan Kab Tangerang Pertimbangkan Dukung Andra-Dimyati

Pengusaha Budidaya Ayam Ras Pedaging di Kelurahan Pasuluhan Nyatakan Sudah Kantongi Izin Usaha

Situs web ini menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Kami akan menganggap Anda baik-baik saja dengan ini, tetapi Anda dapat memilih keluar jika diinginkan. Read More