Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten, Andra Soni-Dimyati Natakusumah, menghadiri Konser Banten Maju yang digelar di Lapangan Perumahan Grand Duta Indah, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, pada Jumat, 8 November 2024. Konser yang dihadiri puluhan ribu orang tersebut dimeriahkan oleh penampilan Dewa 19, Charly Van Houten & Band, Marshel Widianto, Celine Evangelista, dan Aurel Hermansyah.
Dalam acara tersebut, turut hadir juga mantan Wali Kota Tangerang dua periode, Arief R. Wismansyah, yang mengajak masyarakat untuk mendukung pasangan Andra-Dimyati. Arief menyatakan bahwa warga Tangerang harus memilih calon pemimpin yang tepat untuk Banten.
Andra Soni Berkomitmen Wujudkan Banten Maju, Bersih dari Korupsi
Calon Gubernur Banten nomor urut 02, Andra Soni, memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdialog langsung dengan warga. Ia mendengarkan berbagai keluhan masyarakat terkait persoalan yang mereka hadapi, dan berjanji akan mewujudkan Banten yang lebih maju, adil, dan bebas dari korupsi jika terpilih sebagai Gubernur Banten untuk periode 2024-2029.
Andra menegaskan bahwa pencalonannya sebagai Gubernur Banten bukan hanya sekadar ambisi pribadi, tetapi merupakan perintah dari Ketua Umum Partai Gerindra, yang juga Presiden Indonesia, Prabowo Subianto. “Ibu, Bapak, izinkan saya untuk memimpin Banten. Ini bukan hanya keinginan pribadi, tetapi juga perintah dari Ketua Umum Gerindra, Pak Prabowo, yang baru saja dilantik menjadi Presiden,” ujar Andra dengan penuh keyakinan.
Menangani Korupsi sebagai Prioritas
Andra yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Banten periode 2019-2024, menyatakan komitmennya untuk melanjutkan semangat pemerintahan yang bersih dan bebas dari praktik korupsi, seperti yang telah dibuktikan oleh Presiden Prabowo Subianto. “Pak Prabowo sudah menunjukkan tindakan tegas dengan menangkap banyak koruptor dalam waktu singkat setelah dilantik. Saya ingin Banten juga bebas dari korupsi, karena korupsi hanya akan menyengsarakan rakyat,” katanya.
Andra menjelaskan bahwa korupsi sangat merugikan masyarakat. Salah satu contoh dampak negatif korupsi adalah lambatnya pembangunan fasilitas umum seperti sekolah dan rumah sakit. Ia menekankan pentingnya pengawasan terhadap perusahaan-perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan agar tidak terjadi praktik sogok menyogok. “Jika ada perusahaan yang membuka lowongan, mereka harus melaporkan ke Pemerintah Provinsi Banten. Kami akan mengawasi prosesnya agar tidak ada pihak-pihak yang menyalahgunakan kewenangan untuk mencari keuntungan pribadi,” jelasnya.
Program Sekolah Gratis untuk Masa Depan Anak-Anak Banten
Andra juga menegaskan pentingnya program pendidikan yang merata dan berkualitas. “Banyak yang berpendapat bahwa sekolah gratis tidak penting, yang penting kualitasnya. Padahal, kualitas pendidikan tidak bisa maksimal tanpa fasilitas yang memadai. Oleh karena itu, program sekolah gratis sangat penting, terutama untuk anak-anak kita agar mereka memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang layak,” tambahnya.
Salah satu warga Kota Tangerang, Marwiah, yang hadir dalam konser tersebut, menyatakan dukungannya terhadap program sekolah gratis SMA/SMK/MA Negeri dan Swasta yang diusung oleh Andra Soni-Dimyati. “Saya sangat mendukung program sekolah gratis ini. Sekarang biaya sekolah sudah sangat mahal, jadi jika ada sekolah gratis, itu sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Marwiah juga menilai Andra Soni sebagai calon pemimpin yang merakyat, tegas, dan anti korupsi. “Mudah-mudahan Pak Andra bisa komitmen dengan apa yang telah dijanjikan. Kami, masyarakat, juga ingin melihat bukti nyata. Semoga dengan kemenangan Bang Andra, apa yang dijanjikan bisa terealisasi. Kami mendukung penuh Andra Soni untuk Banten yang lebih baik,” harapnya.