Akibat Lalai Salah Satu Anggota Keluarga Meninggal Dunia

Opini di buat oleh HALIMATUS SAKDIYAH Mahasiswi Unpam Serang,

“Akibat Lalai Salah Satu Anggota Keluarga Meninggal Dunia”

Salah satu Keluarga di daerah Serang pulang ke kampung halaman di daerah jawa, selama satu bulan dengan meninggalkan salah satu anggotanya yang mempunyai gangguan kejiwaan, korban ber umur 19 tahun, ber inisial AK ini mempunyai gangguan kejiwaan, korban meninggal dikarnakan kehabisan stok bahan pangan yg di sediakan keluarganya, sehingga menahan lapar dan haus dengan jangka waktu yg lama, karna keluarganya berniat hanya pulang kampung selama satu minggu, namun ada urusan dadakan sehingga tidak bisa pulang kerumah dengan tepat waktu, dan seluruh keluarganya meninggalkan tanpa menitipkan kepada tetangganya.

Saat keluarganya tiba setelah pulang kampung, dikejutkan dengan kejadian berduka, hal ini membuat sorotan warga sekitar karena diduga meninggalkan tanpa menitipkan pada tetangga dan sodara, di akibatkan tanpa pengawasan sehingga sampai meninggal dunia.

Menurut salah satu warga sekitar, mereka menduga tidak meninggalkan salah satu anggota keluarganya saat mudik, sehingga warga mengiranya rumah itu tidak berpenghuni.

“saat ditinggal mudik, rumah itu seperti memang tidak ada orang, kita sebagai warga mengira tidak ada orang di rumah tersebut, dan tidak ada menandakan suara atau aktifitas dirumah itu seperti layaknya ada orang”, ujarnya.

Kejadian ini mengingatkan kita akan pentingnya kewaspadaan dan tanggung jawab orangtua dalam mengasuh anak.

Kesibukan dan rutinitas sehari-hari memang dapat membuat orangtua lengah. Namun, keselamatan anak harus selalu menjadi prioritas utama. Kelalaian sekecil apapun dapat berakibat fatal.

Tragedi ini seharusnya menjadi pelajaran berharga bagi semua orangtua. Diperlukan kesadaran penuh dan sistem pengingat untuk memastikan anak selalu dalam pengawasan. Misalnya, meletakkan barang penting di dekat anak saat di mobil atau menggunakan aplikasi pengingat di ponsel.

Pihak berwenang juga perlu menggalakkan kampanye keselamatan anak dan memberikan sanksi tegas atas kelalaian yang membahayakan nyawa. Masyarakat pun harus lebih peka dan tidak ragu melaporkan jika melihat anak yang terancam bahaya.

Dengan kerja sama semua pihak, diharapkan tragedi serupa tidak akan terulang. Keselamatan anak adalah tanggung jawab bersama. Mari tingkatkan kewaspadaan demi masa depan generasi penerus bangsa.

Related posts

Mendapat Sambutan Positif, Kegiatan PKM Pasca Sarjana Unpam Sosialisasikan Masalah Pertanahan

Mahasiswa Pasca Sarjana Unpam Bantu Warga Citeras Pahami Sengketa Tanah

Seba Baduy Tradisi Mensyukuri Hasil Panen

Situs web ini menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Kami akan menganggap Anda baik-baik saja dengan ini, tetapi Anda dapat memilih keluar jika diinginkan. Read More