31.7 C
Serang
19:15:41 (25 Maret, 2026)
Bantencom Media
BNPBBreakNews

95 Titik Wilayah Banten Rawan Banjir

Serang, bantencom – Musim penghujan Akan segera tiba, Banten memiliki beberapa titik wilayah yang berpotensi menjadi daerah yang rawan banjir dan tanah longsor. Titik banjir dan longsor tersebar di delapan Kabupaten dan Kota di Provinsi Banten. Untuk itu, pihak BPBD mengaku telah melakukan berbagai persiapan termasuk telah menyediakan anggaran yang mencapai empat puluh milyar rupiah.
Salah satu Sungai yang sering meluap tiap kali musim penghujan, yakni Sungai Ciujung yang mengalir dari daerah Lebak hingga Pantai Utara Banten. Setiap kali meluap, belasan desa di kabupaten Lebak dan Kabupaten Serang, yang berada di bantaran sungai pun sering menjadi daerah langganan banjir.
Tidak hanya merendam rumah warga, banjir akibat luapan Sungai Ciujung juga dapat memutus arus lalu lintas dari Jakarta menuju Merak, karena banjir juga, ruas toll Jakarta Merak pernah mengalami lumpuh total.
Selain sungai Ciujung, sejumlah sungai lain seperti Sungai Cisadane di Tangerang, Sungai Ciliman dan Sungai Cilemer di Kabupaten Pandeglang, serta Sungai Ciberang di Kabupaten Lebak juga dipresiksi akan kembali meluap pada musim penghujan tahun ini.
Kepala Badan Penanggulangam Bencana Daerah Provinsi Banten, Komari berujar, Pihak BPBD Banten telah memetakan daerah-daerah yang terancam banjir pada tahun ini. Untuk wilayah yang berpotensi terkena banjir sebanyak sembilan puluh lima titik, sedangkan untuk daerah yang rawan longsor sebanyak dua puluh sembilan titik,  yang terdapat di delapan Kabupaten Kota di Provinsi Banten. Berdasarkan perkiraan, curah hujan kemungkinan akan terjadi pada akhir Desember hingga Februari.

“kita telah melakukan pemetaan data, daerah rawan banjir ada 95 titik, longsor 29 titik terbagi di 8 kabupaten kota di Banten, asumsi BMKG hujan terjadi di pertengahan hingga akhir November, padahal awalnya diprediski awal januari. Curah hujan tinggi diprediksi pada bulan Januari hingga Februari sehingga diprediksi akan  terjadi banjir  di wilayah yang sangat rentan” ujar Komari

Untuk mengatasi dampak bencana banjir dan tanah longsor, pada tahun ini pihak BPBD Banten telah menyiapkan anggaran sebesar empat puluh milyar rupiah.

Related posts

FKSS Banten Minta BOSDA 2021 Dicairkan, DPRD Segera Buat Rekomendasi

Edi Santosa

Aksi Nekad Pencuri Laptop di Pandeglang Banten

Ridwan Salba

Kontroversi Pemecatan Sekda Banten

Ridwan Salba

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Situs web ini menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Kami akan menganggap Anda baik-baik saja dengan ini, tetapi Anda dapat memilih keluar jika diinginkan. Terima: Read More

Privacy & Cookies Policy